Perkembangan impor Agustus 2023, nilai impor Jakarta pada Agustus 2023 mencapai US$6.792,09 juta, mengalami penurunan tipis sebesar 0,18 persen dibandingkan Juli 2023 dan juga mengalami penurunan sebesar 10,66 persen dibandingkan Agustus 2022. Penurunan ini dipicu oleh melemahnya nilai kinerja impor Jakarta pada sektor nonmigas. Impor migas Agustus 2023 senilai US$199,20 juta atau naik 23,18 persen dibandingkan Juli 2023 atau turun 6,18 persen dibandingkan Agustus 2022. Sementara, impor nonmigas Agustus 2023 senilai US$6.592,89 juta, turun 0,75 persen dibandingkan Juli 2023 atau turun 10,79 persen dibandingkan Agustus 2022. 

Pada periode ini, penurunan komoditas impor terbesar Agustus 2023 dibandingkan Juli 2023 terjadi pada bahan kimia organik US$14,96 juta (turun sebesar 7,95 persen). Sedangkan peningkatan  terbesar adalah serealia US$42,03 juta (sebesar 42,23 persen).Berdasarkan tinjauan negara asal impor, tiga negara dengan pemasok barang impor terbesar selama Januari hingga Agustus 2023 adalah Tingkok sebesar US$ 17.546,64 juta (sebesar 33,44 persen), Jepang US$ 6.776,06 juta (sebesar 13,49 persen) dan Thailand US$ 4.210,19 juta (sebesar 8,07 persen). Tiongkok menempati posisi pertama sebagai negara asal importir utama dengan produk utamanya adalah mesin dan peralatan mekanik dan bagiannya. 


Berdasarkan golongan penggunaan barang impor (BEC), nilai impor Agustus 2023 terhadap bulan sebelumnya terjadi peningkatan pada barang konsumsi US$ 72,39 juta (sebesar 8,07 persen), bahan baku/penolong US$ 94,75 juta (sebesar 2,30 persen). Sementara itu, barang modal turun US$ 179,43 juta (turun sebesar 10,05 persen). 

 

Sumber: (https://jakarta.bps.go.id/pressrelease/2023/10/02/1052/impor-jakarta-agustus-2023-senilai-us--6-79-miliar-atau-mengalami-penurunan-sebesar-0-18-persen-dibanding-juli-2023.html)

Alamat Kami

Dinas PPKUKM Jl. Perintis Kemerdekaan/ BGR I No.3, Jakarta Utara 14240