Jakpreneur Market 2026 Hadirkan 59 UMKM, Lebih dari Sekadar Jualan
Jakarta, 3 September 2026 — Sebanyak 59 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meramaikan Jakpreneur Market yang berlangsung selama empat hari, 31 Agustus–3 September 2026, di Ruang Serbaguna MH Thamrin, Gedung Grha Ali Sadikin, Balaikota DKI Jakarta.
Mengusung tagline “Lebih dari Sekadar Jualan”, kegiatan yang diinisiasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta ini tidak hanya menjadi ruang bagi UMKM untuk memasarkan produk, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif yang mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat.
Puluhan UMKM dari sektor Food and Beverage (F&B), craft, dan fashion menghadirkan beragam produk kepada pengunjung. Antusiasme terlihat sepanjang pelaksanaan bazar, dengan pengunjung yang datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM dan mengikuti berbagai kegiatan yang tersedia.
Pengunjung Jakpreneur Market berasal dari berbagai kalangan, mulai dari sesama pemilik UMKM, pegawai perangkat daerah, stakeholder, pelajar, hingga masyarakat umum. Tingginya partisipasi juga terlihat dalam berbagai sesi sosialisasi dan workshop yang berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi antara peserta dengan narasumber.
“Jakpreneur Market kami hadirkan dengan semangat bahwa UMKM membutuhkan lebih dari sekadar tempat untuk berjualan. Mereka juga membutuhkan akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan kesempatan untuk bertemu langsung dengan konsumennya. Karena itu, kegiatan ini kami kemas agar menjadi ruang yang tidak hanya mendorong transaksi, tetapi juga memberikan pengalaman dan pembelajaran bagi pelaku usaha maupun masyarakat,” ujar Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo.
Rangkaian kegiatan selama empat hari dirancang untuk memberikan pengalaman yang beragam bagi pengunjung. Pada Senin (31/8), kegiatan diawali dengan games interaktif yang mengajak pengunjung terlibat langsung dalam suasana Jakpreneur Market.
Memasuki Selasa (1/9), pengunjung dapat mengikuti workshop mencanting, games interaktif, serta sosialisasi “Bijak Berbelanja dan Bertransaksi Digital”. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan wawasan sekaligus berdiskusi mengenai kebiasaan berbelanja dan bertransaksi secara aman dan bijak di era digital.
Pada Rabu (2/9), kegiatan berlanjut dengan sosialisasi “Cerdas Mengelola Keuangan di Era Digital” serta “UMKM Peduli Lingkungan: Bijak Memilah dan Mengelola Sampah Usaha”. Kedua sesi tersebut mendapat respons aktif dari pengunjung yang antusias menggali informasi seputar pengelolaan keuangan usaha dan praktik usaha yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Sementara itu, pada hari terakhir, Kamis (3/9), pengunjung mendapatkan wawasan melalui sosialisasi Academy Urban Farming, dilanjutkan dengan games interaktif dan band performance yang menutup rangkaian Jakpreneur Market dengan suasana yang semarak.
“Kami melihat antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM selama empat hari ini sebagai sinyal positif. Ketika pengunjung aktif bertanya, berbelanja, dan berinteraksi dengan pelaku usaha, artinya ada koneksi yang terbangun. Ke depan, kami ingin ruang-ruang seperti ini dapat terus diperkuat dan memberikan semakin banyak kesempatan bagi UMKM Jakarta untuk memperluas pasar, membangun jejaring, dan meningkatkan kapasitas usahanya,” lanjut Ratu.
Bagi para pelaku UMKM,
kehadiran Jakpreneur Market menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan
konsumen sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.
Sejumlah pelaku usaha juga berharap fasilitasi kegiatan serupa dapat semakin
ditingkatkan, baik dari sisi kuantitas maupun kesempatan untuk memperluas akses
pasar.
Antusiasme serupa juga
datang dari pengunjung. Selain menikmati pengalaman berbelanja produk lokal,
masyarakat berharap kegiatan seperti Jakpreneur Market dapat terus menghadirkan
lebih banyak UMKM dengan ragam produk yang semakin beragam. Mereka juga berharap
produk-produk UMKM Jakarta tidak hanya dikenal di lingkungan DKI Jakarta,
tetapi mampu berkembang dan menembus pasar nasional.
Semangat tersebut sejalan
dengan komitmen Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta untuk terus membuka ruang
bagi pelaku UMKM agar semakin dekat dengan pasar dan memiliki kesempatan untuk
berkembang. Melalui kegiatan yang memadukan promosi produk, transaksi, edukasi,
interaksi, dan hiburan, Jakpreneur Market menjadi salah satu bentuk fasilitasi
untuk memperkuat ekosistem UMKM Jakarta.
Karena bagi UMKM Jakarta, berjualan adalah awal. Bertumbuh dan melangkah lebih jauh adalah tujuannya.