Dinas PPKUKM Dorong Kolaborasi Jakarta–Guangzhou di Bidang Teknologi Pengelolaan Air
GUANGZHOU, [03/09/2026] — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong terbukanya peluang kerja sama internasional di bidang teknologi dan pengembangan layanan perkotaan. Salah satunya melalui pertemuan antara Perumda Air Minum Jaya (PAM JAYA) dengan Guangzhou Water Investment Group yang difasilitasi oleh ATTEC (Asian Trade, Tourism, and Economics Council) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upayamempertemukan pelaku usaha dan institusi diJakarta dengan mitra potensialdiGuangzhou, khususnya dalam pengembangan teknologi pengelolaan air. Dalam pertemuanini, PAM JAYA menyampaikan kebutuhan untuk mencari mitra strategis dalam penyediaan smart water meter sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem layanan air di Jakarta.
Hadir mewakili PAM JAYA, Siti Harni, Vice President ofStrategy &Business PAM JAYA, yang menyampaikan kebutuhan dan peluang pengembangan kerja sama di bidang smart water meter. Menanggapi hal tersebut, Guangzhou Water Investment Group menyatakan ketertarikannya untuk menjajaki peluang bisnis dan kerja sama lebih lanjut dengan PAM JAYA.
Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengapresiasi fasilitasi yang dilakukan ATTEC dalam mempertemukan PAM JAYA dengan calon mitra dari Guangzhou. Menurutnya, forum tersebutmenjadi peluang untuk membuka akses terhadap teknologi, pengetahuan, dan pengalaman internasional yang dapat mendukung transformasi layanan publik di Jakarta.
“Jakarta sangat terbuka terhadap kemitraan strategis yang berbasis padatransfer teknologi dan pengetahuan. Kami melihat ini sebagai peluang untuk saling bertukar pengalaman dalam modernisasi layanan air, termasukpenerapan smartmetering dan upaya peningkatan efisiensi pengelolaan air,” ujar Ratu.
Ratu menambahkan, penjajakan kerja sama tersebut sejalan dengan arah transformasi Jakarta yang menempatkan pengelolaan air perkotaan sebagai salah satu agenda penting. Penerapan teknologi smart metering juga berpotensi mendukung peningkatan akurasi pemantauan penggunaan air serta penguatan efisiensi operasional dan pengendalian kehilangan air (non-revenue water/NRW).
Pertemuan yang difasilitasi ATTEC ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pembahasan teknis yang lebih konkretantara PAM JAYA dan Guangzhou Water Investment Group. Ke depan, kedua pihak dapat mendalami aspek teknologi, kebutuhan layanan, skema kerja sama,sertapeluang bisnis dalam penyediaan smart water meter.
“Harapannya, pertemuan initidak berhenti pada penjajakan, tetapi dapatdilanjutkan dengan audiensi teknis dan pertukaran pengetahuan antara PAM JAYA dengan Guangzhou Water InvestmentGroup, sehinggapeluangkolaborasi yang konkret dapat diwujudkan,” kataRatu.
Melalui fasilitasi ATTEC, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus membuka ruang kolaborasi antara institusi di Jakarta danmitra internasional untuk mendukung pengembangan teknologi serta peningkatan kualitas layanan perkotaan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.