Dinas PPKUKM | Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

Jakarta Kreasi Nusantara, Ruang Promosi dan Kolaborasi bagi 69 UMKM Jakarta

Jakarta Kreasi Nusantara, Ruang Promosi dan Kolaborasi bagi 69 UMKM Jakarta

Jakarta, 21 Juli 2026 — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarakan Bazar Balai Kota bertajuk "Jakarta Kreasi Nusantara: Merayakan Karya Lokal, Menuju Kota Global". Kegiatan yang berlangsung pada 20–23 Juli 2026 di Ruang Serbaguna MH Thamrin, Gedung Grha Ali Sadikin, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta ini menjadi wadah promosi sekaligus penguatan kapasitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Jakarta.

 

Sebanyak 69 UMKM binaan Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta turut berpartisipasi dalam bazar ini dengan menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner (food and beverage/FnB), kriya, hingga fesyen. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh produk berkualitas sekaligus memberikan dukungan nyata terhadap perkembangan UMKM lokal.

 

Sejak hari pertama penyelenggaraan, antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati area bazar. Pengunjung terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Balai Kota, pecinta produk UMKM, hingga masyarakat umum yang datang untuk berbelanja dan menikmati berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.

 

Selain menjadi ajang promosi dan transaksi produk UMKM, Bazar Balai Kota juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan. Pada hari pembukaan, Senin (20/7), kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan dan dilanjutkan dengan penampilan Latucip Band.

 

Pada Selasa (21/7), pengunjung dapat mengikuti Sosialisasi Solusi Logistik untuk UMKM Ekspor, yang dilanjutkan dengan edukasi mengenai pengelolaan sampah sisa urban farming menjadi kompos, serta penerapan Good Agriculture Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP).

 

Selanjutnya, pada Rabu (22/7), berbagai materi penguatan kapasitas UMKM akan disampaikan melalui Sosialisasi Perlindungan Konsumen oleh Bank Indonesia, Declaration and Introduction of the Jakarta SDGs Registration for Business oleh Bappeda Provinsi DKI Jakarta, serta Sosialisasi Program dan Manfaat Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja di Sektor UMKM oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan hari itu juga dilengkapi dengan Pelatihan Mencanting bagi peserta. Pada hari terakhir, Kamis (23/7), rangkaian acara akan diisi dengan sosialisasi dari Inspektorat dan ditutup dengan penampilan Rajasa Band.

 

Untuk meningkatkan partisipasi calon konsumen, panitia juga menghadirkan program penukaran hadiah (gift redemption) pada Selasa dan Kamis bagi pengunjung yang melakukan transaksi minimal Rp100.000 di seluruh tenant bazar. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transaksi sekaligus memberikan apresiasi kepada masyarakat yang memilih menggunakan produk UMKM Jakarta.

 

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan bahwa penyelenggaraan Bazar Balai Kota merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

 

"UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta. Melalui Bazar Balai Kota ini, kami ingin menghadirkan ruang promosi yang tidak hanya membuka peluang pasar dan meningkatkan transaksi, tetapi juga memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui berbagai sosialisasi dan pelatihan. Kami berharap semakin banyak UMKM Jakarta yang mampu naik kelas, berinovasi, dan memiliki daya saing sehingga dapat menjadi bagian dari perjalanan Jakarta sebagai kota global," ujar Ratu.

 

Melalui penyelenggaraan Jakarta Kreasi Nusantara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat ekosistem UMKM melalui sinergi antara promosi produk, peningkatan kapasitas pelaku usaha, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM Jakarta menjadi semakin tangguh, adaptif, dan mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun internasional.
Bagikan: