Dinas PPKUKM | Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

Bekali Talenta Muda, Dinas PPKUKM Investasikan Pelatihan Fesyen bagi Lulusan SMK

Bekali Talenta Muda, Dinas PPKUKM Investasikan Pelatihan Fesyen  bagi Lulusan SMK

Jakarta, 13 Juli 2026 — Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UsahaKecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo,secara resmi membuka Pendampingan Intensif Desain Fesyen Tahun Anggaran 2026 diESMOD Jakarta, Senin (13/7). Program yang diikuti oleh 20 lulusan SMK daridelapan sekolah di Jakarta ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah ProvinsiDKI Jakarta dalam meningkatkan kompetensi teknis dan kewirausahaan generasimuda untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha di sektor fesyen.

 

Program yang memasukitahun kedua ini diikuti oleh 20 peserta terpilih dari delapan SMK Negeri diJakarta, yakni SMK Negeri 24 Jakarta, SMK Negeri 27 Jakarta, SMK Negeri 30Jakarta, SMK Negeri 32 Jakarta, SMK Negeri 33 Jakarta, SMK Negeri 37 Jakarta,SMK Negeri 38 Jakarta, dan SMK Negeri 70 Jakarta.

 

Selama mengikuti programyang berlangsung pada 13 Juli hingga 13 November 2026 di ESMOD Jakarta, pesertaakan memperoleh pembelajaran yang komprehensif, mulai dari teknik pembuatanpola, menjahit, ilustrasi fesyen, tekstil, pengembangan desain, hingga personalbranding dan bisnis fesyen. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kemampuanteknis, kreativitas, serta wawasan kewirausahaan yang dibutuhkan industrifesyen saat ini. Di akhir program, peserta juga akan mengikuti uji kompetensiuntuk memperoleh Sertifikat Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi(BNSP) Desain Fesyen sebagai bekal meningkatkan daya saing di dunia kerjamaupun saat merintis usaha.

 

Sebelum mengikuti programini, 20 peserta telah melalui proses seleksi yang ketat. Para peserta ini telahdinyatakan lolos berdasarkan hasil seleksi administrasi, portofolio, danwawancara yang dilakukan bersama Dinas PPKUKM dan ESMOD Jakarta.

 

Ratu mengatakan bahwaprogram ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakartadalam menyiapkan sumber daya manusia yang lebih kompeten sekaligus menjawabtantangan tingginya angka pengangguran lulusan SMK.

 

"PendampinganIntensif Desain Fesyen kami hadirkan sebagai solusi untuk menjembatani duniapendidikan dengan dunia usaha. Kami ingin memastikan lulusan SMK tidak hanyamemiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki pola pikir kreatif,profesional, dan berjiwa wirausaha," ujar Ratu.

 

Menurutnya, PemerintahProvinsi DKI Jakarta memberikan perhatian besar terhadap pengembangan talentamuda di sektor fesyen. Setiap peserta memperoleh investasi pelatihan senilaisekitar Rp50 juta yang mencakup kurikulum, tenaga pengajar profesional, fasilitaspraktik, hingga pelaksanaan uji kompetensi.


"Ini bukan sekadarpelatihan, melainkan investasi pemerintah kepada generasi muda Jakarta. Kamiberharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguhsehingga setelah lulus tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi jugamemperoleh sertifikasi kompetensi yang menjadi bekal untuk bekerja maupunmembangun usaha secara mandiri," tambah Ratu.

 

Dinas PPKUKM meyakinibahwa kolaborasi dengan ESMOD Jakarta dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakartamenjadi langkah strategis dalam menciptakan lulusan SMK yang lebih siapmenghadapi kebutuhan industri. Melalui penguatan kompetensi dan sertifikasi,program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja mudasekaligus berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Jakarta.

Pendampingan IntensifDesain Fesyen Tahun Anggaran 2026 menjadi salah satu bentuk komitmenberkelanjutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun ekosistemindustri kreatif yang didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, kompeten,dan berdaya saing.

Bagikan: