UMKM Jakpreneur Berpartisipasi pada Jakarta Eco Future Festival 2026, Dukung Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Produk Lokal
Jakarta, 3 Juli 2026 – Sebanyak
10 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Jakpreneur dari Dinas
Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM)
Provinsi DKI Jakarta turut berpartisipasi dalam Jakarta Eco Future Festival
(JEFF) 2026 yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta pada 3–4 Juli 2026.
Keikutsertaan UMKM binaan Jakpreneur menjadi
bagian dari kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menyukseskan festival yang
mengusung semangat keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat pemberdayaan
ekonomi masyarakat melalui produk-produk lokal.
Pada festival tersebut, 10
UMKM sektor makanan dan minuman menghadirkan beragam produk unggulan kepada
para pengunjung. Kesepuluh UMKM tersebut, yakni Mamimu, Pep.tive Indonesia,
Niharchaniago, Potioneaa Cold Pressed Juice, Dapur Nayyara, Viani, Peking Duck
Lovers, MahalaSha, Segaban Bowl, dan Baker's Gram Kopi KOPAI.
Kepala Dinas PPKUKM
Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan bahwa partisipasi
UMKM binaan Jakpreneur dalam JEFF 2026 merupakan bentuk komitmen Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta untuk terus membuka akses pasar bagi pelaku usaha
sekaligus mendukung penyelenggaraan kegiatan yang mengedepankan prinsip
keberlanjutan.
"Melalui Jakarta Eco
Future Festival, kami ingin menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam
mendukung pembangunan Jakarta yang berkelanjutan. Kehadiran UMKM binaan
Jakpreneur tidak hanya memberikan pilihan produk lokal berkualitas bagi masyarakat,
tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperluas jejaring
dan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas," ujar Ratu.
Menurut Ratu, kolaborasi
antarperangkat daerah menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem UMKM di Jakarta.
Melalui berbagai kegiatan strategis seperti JEFF 2026, UMKM tidak hanya
memperoleh ruang promosi, tetapi juga didorong untuk terus berinovasi agar mampu
meningkatkan daya saing dan tumbuh secara berkelanjutan.
Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026
menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari forum diskusi, talk show, workshop,
impact talk, volunteer corner, hingga JEFF 2026 Awards. Berbagai isu strategis
seperti pengelolaan sampah, kualitas udara, ekonomi sirkular, dan gaya hidup
berkelanjutan dibahas bersama pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi,
dan masyarakat.
Pada pembukaan festival, Gubernur DKI Jakarta
Pramono Anung menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas
pembuatan eco enzyme secara serentak dengan jumlah peserta terbanyak.
Penghargaan tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah, dunia
usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah. Gubernur
menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan momentum
untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mengurangi sampah rumah tangga dan
membangun budaya peduli lingkungan.
Mengusung konsep Less Waste Event, JEFF 2026 dirancang sebagai festival minim sampah yang mendorong pengurangan sampah sejak dari sumber, pemilahan sampah, serta penerapan sistem guna ulang selama penyelenggaraan acara. Kehadiran UMKM binaan Jakpreneur menjadi bagian dari semangat kolaborasi tersebut, dengan menghadirkan produk-produk lokal yang memperkaya pengalaman pengunjung sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi Jakarta yang berkelanjutan.