Dinas PPKUKM | Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

Kolaborasi Jadi Kunci, Dinas PPKUKM DKI Jakarta Perkuat UMKM melalui Jakarta Kreatif Festival 2026

Kolaborasi Jadi Kunci, Dinas PPKUKM DKI Jakarta Perkuat UMKM melalui Jakarta Kreatif Festival 2026

Jakarta, 5 Juli 2026 – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu naik kelas melalui perluasan akses pasar, penguatan jejaring bisnis, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026 di Istora Senayan, Jakarta.

 

Sebagai salah satu agenda strategis pengembangan ekonomi kreatif di Jakarta, Jakarta Kreatif Festival 2026 mengusung tema "Menghubungkan Inovasi, Kolaborasi, dan Masa Depan UMKM Jakarta". Festival ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem koperasi, kewirausahaan, dan ekonomi kreatif melalui semangat "Inspire. Innovate. Explore. Empower."

 

Dalam festival tersebut, Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi 10 UMKM binaan untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat dan calon mitra usaha. Kesepuluh UMKM tersebut meliputi OGH Butterfly Pea, Epoc, Okainku Fashion, Kopi Papa Tommy, Kopi Gans, Miul, Pempek 89, Rissois, Bakso Mak Tikem, dan Dimsum Bapak.

 

Selain memamerkan produk unggulan, para pelaku UMKM juga mengikuti berbagai kegiatan yang membuka peluang kolaborasi dan pengembangan usaha, seperti forum diskusi, peluncuran program, business matching, hingga jejaring bisnis dengan pelaku industri dan investor. Momentum ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM Jakarta sekaligus memperluas akses terhadap pasar yang lebih kompetitif.

 

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan bahwa pengembangan UMKM saat ini tidak cukup hanya melalui pembinaan, tetapi juga harus dibarengi dengan terbukanya akses terhadap pasar, teknologi, pembiayaan, dan kolaborasi.

 

"Kami ingin UMKM Jakarta tidak hanya bertahan, tetapi juga terus bertumbuh dan naik kelas. Jakarta Kreatif Festival menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya, memperluas jejaring, bertemu calon mitra bisnis, sekaligus memperoleh wawasan baru yang dapat meningkatkan daya saing usahanya. Dinas PPKUKM akan terus menghadirkan berbagai program yang membuka peluang tersebut agar semakin banyak UMKM Jakarta mampu menembus pasar nasional maupun global," ujar Ratu.

 

Menurut Ratu, kolaborasi menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dengan dunia usaha, komunitas, akademisi, lembaga keuangan, hingga masyarakat sebagai konsumen produk lokal.

 

"Jakarta memiliki potensi kewirausahaan yang sangat besar. Tugas kita bersama adalah memastikan para pelaku UMKM memperoleh ruang untuk berkembang, berinovasi, dan meningkatkan kualitas produknya. Ketika UMKM tumbuh, maka lapangan kerja akan tercipta, ekonomi lokal bergerak, dan Jakarta akan semakin siap menjadi kota global yang inklusif dan berdaya saing," tambahnya.

 

Jakarta Kreatif Festival 2026 dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan. Rangkaian kegiatan ditutup oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta turut menghadiri seluruh rangkaian kegiatan sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat ekosistem koperasi, UMKM, dan ekonomi kreatif.

 

Ke depan, Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta akan terus memperluas berbagai program pengembangan UMKM melalui pembinaan, pendampingan, fasilitasi legalitas usaha, akses pembiayaan, digitalisasi, hingga promosi dan perluasan pasar. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan UMKM Jakarta yang tangguh, inovatif, dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagikan: