Dinas PPKUKM DKI Jakarta Dorong Transformasi Industri Berkelanjutan Melalui Digitalisasi dan Penerapan Industri Hijau
Jakarta, 8 Juni 2026 — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil
dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Akselerasi
Industri Berkelanjutan di DKI Jakarta melalui Digitalisasi Industri dan
Penerapan Industri Hijau di Tavia Heritage Hotel, Ruang Grand Cempaka Lantai 2,
Jakarta Pusat, Senin (8/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta dalam mempercepat transformasi sektor industri kecil agar
lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, taat terhadap kewajiban
pelaporan industri, sekaligus menerapkan prinsip-prinsip industri hijau yang
berkelanjutan.
Kegiatan yang diikuti
sekitar 400 peserta, terdiri atas unsur perangkat daerah dan perwakilan 150
perusahaan industri kecil di lima wilayah kota administrasi yang telah
terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), menghadirkan
narasumber dari VSB Corporation, Pusat Industri Hijau Kementerian
Perindustrian, serta Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian. Materi
yang disampaikan meliputi penguatan mindset untuk naik kelas, transformasi
menuju industri hijau melalui ekonomi sirkular dan energi ramah lingkungan,
hingga bimbingan teknis pelaporan tahap produksi melalui SIINas.
Dalam sambutan yang
dibacakan oleh Bapak Juanda, selaku Kepala Bidang Industri yang mewakili Kepala
Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, disampaikan bahwa transformasi industri
tidak hanya menuntut peningkatan daya saing, tetapi juga kepatuhan terhadap
kewajiban pelaporan industri sebagaimana diamanatkan dalam peraturan
perundang-undangan. Data pelaporan melalui SIINas menjadi landasan penting bagi
pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran serta mendukung
pembangunan industri yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Juanda
menegaskan bahwa pelaporan industri bukan sekadar kewajiban administratif,
melainkan instrumen strategis dalam membangun ekosistem industri yang sehat dan
kompetitif.
"Bagi kami di
pemerintah daerah, laporan Bapak/Ibu sangat penting sebagai bahan evaluasi dan
perumusan kebijakan ke depan. Saya ingin mengajak Bapak/Ibu sekalian untuk
tidak ragu menyampaikan secara jujur dan konstruktif apa yang dibutuhkan agar
perusahaan Bapak/Ibu bisa terus berkembang, sekaligus tetap bertahan dan
berkontribusi di Jakarta. Kami ingin memastikan bahwa dunia usaha, khususnya
pelaku industri, menjadi bagian dari narasi besar Jakarta menuju kota global
berdaya saing. Bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai aktor utama yang
tumbuh bersama dengan kota ini."
Lebih lanjut, beliau juga
menekankan pentingnya percepatan transformasi menuju industri hijau sebagai
respons terhadap tantangan perubahan iklim dan efisiensi sumber daya.
"Isu perubahan iklim
dan efisiensi sumber daya mendorong perlunya percepatan transformasi menuju
industri hijau melalui penerapan ekonomi sirkular dan penggunaan energi ramah
lingkungan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi,
mengurangi limbah industri, serta menciptakan ekosistem industri yang lebih
berkelanjutan dan berdaya saing."
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Bidang Perindustrian Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada pelaku industri kecil agar mampu meningkatkan skala usahanya secara berkelanjutan, mendorong percepatan penerapan industri hijau, meningkatkan pemahaman mengenai digitalisasi industri melalui SIINas, serta memberikan bimbingan teknis pelaporan tahap produksi Triwulan I Tahun 2026.