Dinas PPKUKM | Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

Dinas PPKUKM Dorong Usaha-Usaha Binaan Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas

Dinas PPKUKM Dorong Usaha-Usaha Binaan Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas

Jakarta, 22 Juni 2026 — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta mendorong para pelaku usaha binaan untuk mulai memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) guna meningkatkan produktivitas, memperluas pemasaran, dan memperkuat daya saing usaha di era digital.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, saat membuka kegiatan Pelatihan Literasi Artificial Intelligence (AI) Program AI Ready ASEAN yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (22/6), lalu.

 

Ratu menjelaskan, perkembangan teknologi AI telah menghadirkan berbagai peluang baru bagi pelaku usaha, terutama UMKM, untuk bekerja lebih efektif dan efisien dalam menjalankan bisnisnya.

 

"Saat ini AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan dunia usaha. Teknologi ini dapat membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas, mempercepat proses kerja, memperluas jangkauan pemasaran, hingga mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik," ujar Ratu.

 

Ia menilai penguasaan AI menjadi salah satu faktor penting yang akan menentukan kemampuan UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat.

 

"Kami ingin pelaku usaha binaan Jakarta tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk menciptakan nilai tambah bagi usahanya. AI harus dipandang sebagai alat bantu yang dapat mempercepat pertumbuhan usaha, bukan sesuatu yang perlu ditakuti," katanya.

 

Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar AI, penggunaan AI generatif, teknik penyusunan prompt, hingga praktik pemanfaatan AI untuk pembuatan konten media sosial, copywriting, presentasi, infografis, dan video edukasi.

 

Ratu mengatakan keterampilan tersebut semakin relevan dengan kebutuhan UMKM saat ini yang dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi digital.

 

"Banyak pelaku usaha yang sebenarnya memiliki produk yang baik, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemasaran dan produksi konten. Dengan memanfaatkan AI secara tepat, proses tersebut dapat dilakukan lebih cepat, lebih efektif, dan dengan biaya yang lebih efisien," ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ratu juga mengajak para Pendamping Kewirausahaan untuk menjadi agen transformasi digital yang dapat menularkan pengetahuan dan keterampilan baru kepada para pelaku usaha di wilayah binaannya.

 

Ia berharap para pendamping dapat menjadi penghubung yang membawa pengetahuan ini langsung kepada UMKM.

 

"Semakin banyak pelaku usaha yang memahami dan memanfaatkan teknologi, maka semakin besar pula peluang mereka untuk berkembang dan naik kelas," katanya.

 

Dinas PPKUKM akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan zaman melalui Program Jakarta Entrepreneur. Upaya tersebut dilakukan agar UMKM Jakarta mampu tumbuh lebih kuat, adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing hingga tingkat global.

 

Adapun kegiatan Pelatihan Literasi Artificial Intelligence (AI) Program AI Ready ASEAN merupakan hasil kolaborasi Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta dengan Ruang Guru. Kegiatan ini juga diikuti oleh Pendamping Kewirausahaan serta UMKM binaan Jakpreneur sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha menghadapi transformasi digital.

Bagikan: