Inflasi Jakarta Tetap Terkendali, Pemprov DKI Perkuat Operasi Pasar dan Pengawasan Distribusi Pangan
Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui koordinasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), BUMD pangan, serta pengawasan distribusi pangan secara intensif di seluruh wilayah Jakarta.
Berdasarkan data terbaru, Jakarta mengalami inflasi tahunan sebesar 2,12 persen (year on year/yoy) pada April 2026.Angkatersebut masih berada dalam sasaran inflasi nasional sebesar 2,5 persen ±1 persen, sehingga kondisi inflasi diJakarta dinilai tetap terkendali. Sementara secara bulanan, inflasi Jakarta tercatat sebesar 0,21 persen (month to month/mtm).
Adapun lima komoditas utama penyumbang inflasi bulanan diJakarta meliputi angkutan udara sebesar 0,15 persen, beras 0,05 persen, ayam goreng 0,04 persen, minyak goreng 0,04 persen, serta bensin 0,04 persen.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKIJakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan bahwa Pemprov DKIJakarta terus melakukan langkah strategis untuk memastikan stabilitas harga dan menjaga daya beli masyarakat.
“Inflasi Jakarta hingga April 2026 masih terkendali danberada dalam rentang sasaran inflasi nasional. Pemprov DKI Jakarta bersama TPID terus memperkuat berbagai upaya pengendalian harga, menjaga kelancarandistribusi pangan, serta memastikan stokkebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia,” ujar Ratu, Kamis (07/05).
Sebagai bagian dariupaya pengendalian harga, Pemprov DKI Jakarta menggencarkan kegiatan operasi pasar murah melalui BUMD sektor pangan.PT Food Station Tjipinang Jaya melaksanakan operasi pasar murah menggunakan foodtruck secara keliling di tiga titik setiap hari guna memudahkan masyarakat memperoleh produk pangan berkualitas denganharga terjangkau. Selain distribusi langsung, layanan penjualan jugadilakukan secara digital melalui toko resmi, berbagai platform e-commerce, webstore,serta pemesanan melalui WhatsApp.
Selain itu, Perumda Dharma Jaya turut menyelenggarakan promo berbagai produk protein hewani seperti daging sapi dan daging ayam ras untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yanglebih terjangkau.
Sementara itu, Perumda Pasar Jaya memperkuat distribusi pangan strategismelalui jaringan gerai yang dimiliki, antara lain pasar rakyat, JakMart, JakGrosir,serta Mini Distribution Center(Mini DC) di berbagaiwilayah Jakarta.
Ratu menambahkan, Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta juga secara rutin melakukan pemantauan harga, distribusi, danketersediaan stok bahan pokok maupun barang penting lainnya di pasarrakyat pada lima wilayah kota administrasi, termasuk retail modern.
“Kami terus melakukan monitoring secara rutin di pasar-pasar rakyat dan retail modern untuk memastikanketersediaan bahan pokok aman sertadistribusinyaberjalan lancar. Pengawasanjuga dilakukan terhadap distribusi LPG 3 kilogram mulai dari agen, pangkalan hingga pengecer agar pasokan tetap tersedia dan tepatsasaran,” jelasnya.
Menurut Ratu, berbagai langkah pengendalian inflasitersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tidak mengalami kenaikan yang terlalu tinggi,terutama pada momentum Hari BesarKeagamaan Nasional (HBKN).
“Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai program seperti pasar murah dan koordinasi operasi pasar bersama BUMD pangan. Kamiberharap masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau,” tutup Ratu.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pemerintah juga memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga dan distribusi pangan guna menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.