Dinas PPKUKM | Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

Pemprov DKI Raih Penghargaan Transaksi UMK Terbesar pada Inabuyer B2B2G Expo 2026

Pemprov DKI Raih Penghargaan Transaksi UMK Terbesar pada Inabuyer B2B2G Expo 2026

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi dengan Nilai Transaksi Usaha Mikro Kecil (UMK) Terbesar  Tahun Anggaran 2025  dalam ajang Inabuyer B2B2G  Expo  2026. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses pasar UMKM melalui belanja dan pengadaan barang/jasa pemerintah.


Penghargaan  diterima  langsung  oleh  Kepala  Dinas  Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mewakili Gubernur DKI Jakarta, di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/5).

 

 

Ratu mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi lintas perangkat daerah, pelaku usaha, serta UMKM yang terus beradaptasi dan berkembang di tengah tantangan ekonomi.

 

 

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keberpihakan terhadap UMKM harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberi ruang lebih luas bagi produk  lokal untuk berkembang dan masuk ke rantai pengadaan pemerintah,” ujarnya.

 

 

Sepanjang  2025 nilai  transaksi  Pemprov  DKI  Jakarta  tercatat  mencapai Rp13,7 triliun. Capaian tersebut didukung oleh penguatan sistem pengadaan yang semakin inklusif terhadap produk   UMKM lokal, salah satunya melalui Instruksi  Gubernur  Nomor   1  Tahun  202 tentanTransaksi  E-purchasing dengan Usaha Mikro dan/atau Usaha Kecil melalui Sistem E-order.


 

Menurut Ratu, penguatan  UMKM dilakukan  secara menyeluruh,  mulai  dari pembiayaan, pemasaran, peningkatan kualitas produk, pendampingan usaha, digitalisasi,  legalitausaha,  penguatan koperasi,  hingga  perluasan  akses terhadap pengadaan pemerintah.

 

 

Belanja pemerintah memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rakyat. Ketika produk  UMKM digunakan dalam pengadaan pemerintah, dampaknya tidak  hanya pada pertumbuhan ekonomi,  tetapi  juga  penciptaan lapangan kerja dan penguatan usaha keluarga, urainya.

 

 

Ratu menambahkan,  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung  menempatkan UMKM sebagai bagian penting dalam pembangunan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

 

 

UMKM harus menjadi tuan rumah di kotanya sendiri. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus membuka peluang agar pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan naik kelas, tuturnya.

 

 

Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM sebagai fondasi ekonomi perkotaan yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing. Dukungan terhadap UMKM diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi  masyarakasekaligus  mendorong  pertumbuhan  ekonomi  Jakarta yang lebih inklusif.


Bagikan: