Sambut HBKN Idulfitri, Pemprov DKI Gelar Bazar Pangan Ramadan dan Produk UKM di 43 Titik se-Jakarta
JAKARTA –
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri dan dalam suasana
bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas
Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) resmi
menggelar Bazar Pangan Ramadan dan Bazar UKM. Kegiatan ini berlangsung serentak
di 43 titik lokasi yang tersebar di lima wilayah Kota Administrasi dan
Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mulai tanggal 2 hingga 13 Maret 2026.
Program ini merupakan langkah strategis Pemprov DKI Jakarta sebagai bagian dari rangkaian Jakarta Ramadan Festival 2026 yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan, menjamin ketersediaan stok, serta memberikan akses pangan murah bagi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang lebaran. Pelaksanaan kegiatan ini didukung penuh oleh berbagai stakeholder, termasuk BUMN pangan (Bulog, ID Food), BUMD pangan (PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pasar Jaya, PT Dharma Jaya), serta pihak swasta.
Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menyatakan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan menjaga inflasi daerah tetap terkendali. "Bazar Pangan Ramadan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan warga Jakarta bisa mendapatkan komoditas pokok dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik. Kami tidak bergerak sendiri; kolaborasi bersama berbagai stakeholder, BUMN dan BUMD sangat krusial agar distribusi pangan ini merata hingga ke Kepulauan Seribu," ujar Elisabeth.
Elisabeth juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pangan murah, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal. "Tahun ini, kami mengintegrasikan Bazar Pangan dengan Bazar UKM binaan Jakarta Entrepreneur. Jadi, sembari warga membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging, mereka juga bisa berbelanja produk-produk unggulan dari para pelaku UKM lokal. Ini adalah upaya kita bersama untuk menggerakkan roda ekonomi Jakarta di momen HBKN," pungkasnya.
Selama periode pelaksanaan dari tanggal 2 hingga 13 Maret, warga dapat memperoleh berbagai komoditas esensial seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging sapi, daging ayam, hingga telur di titik-titik yang telah ditentukan, seperti kantor pemerintahan, RPTRA, dan ruang terbuka publik lainnya. Pemprov DKI Jakarta berharap melalui rangkaian bazar ini, inflasi daerah dapat tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga pangan yang tinggi.